SD Muhammadiyah 3 Assalaam
Search for:
ANBK SD MUMTAS TELAH USAI, PESERTA DIDIK PUN LEGA

Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD MUMTAS Malang terlaksana dengan lancar. Asesmen ini telah berlangsung selama dua hari sejak Senin (30/10) hingga Selasa (31/10) di laboratorium komputer Sekolah.

ANBK merupakan penilaian mutu sekolah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan dilaksanakan di masing-masing sekolah.

Asesmen ini diikuti oleh Peserta Didik kelas V yang berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pada pukul 07.30–09.30 WIB dan sesi kedua pada pukul 10.30–12.30 WIB.

Asesmen yang dikerjakan oleh para Peserta Didik ini terdiri atas beberapa pokok materi, yaitu Asesmen Literasi, Asesmen Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Keempatnya merupakan penilaian yang berbeda mulai dari kemampuan dasar Peserta Didik terakit literasi dan numerasi serta persepsi Peserta Didik berkaitan dengan karakter.

Hari pertama, mengerjakan Asesmen Literasi dan Survei Karakter. Lalu, hari kedua, mengerjakan Asesmen Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar. Para Peserta Didik penuh semangat dalam mengarjakan soal di hari pertama maupun di hari kedua.

Rizka Ary Dea, S.Pd. selaku wali kelas V berharap para Peserta Didik mendapatkan hasil terbaik. “Alhamdulillah, pelaksanaan Asesmen Nasional berjalan dengan lancar meskipun dihari kedua terdapat kendala teknis. Semoga hasil yang diperoleh nantinya bisa lebih baik sesuai dengan apa yang telah dikerjakan sama anak-anak,” tuturnya.

Begitu juga ungkapan Salma salah satu Peserta Didik kelas V yang merasa puas dan lega bisa selesai mengerjakan ANBK “Menyenangkan karena ANBK ini selain menambah ilmu pengetahuan juga mengasah kemampuan kita dalam berliterasi dan bernumerasi, Soal-soalnya lumayan sulit, tetapi itu yang membuat saya merasa tertantang untuk menyelesaikannya. Itu juga bisa memberikan kepuasan tersendiri karena telah mampu menyelesaikan soal-soalnya, dan akhirnya saya sekarang sudah sangat lega” Ujar Bendahara Umum IPM Kids SD MUMTAS (RK)

Haikal, Sabet Medali Silver Pada Bali Taewondo International Champinship 2023


Haikal Anindito Argani, Peserta Didik kelas 5 SD MUMTAS Malang yang memiliki talenta di seni bela diri taekwondo berhasil sabet medali silver pada ajang Bali taekwondo Internasional Championship 2023 yang berlangsung di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung Provinsi Bali.

Sejak kecil, Haikal sudah memiliki keterampilan taekwondo yang mempuni, ditambah lagi dengan semangat berlatih dan semangat bertanding yang tinggi membuat dia selalu meraih juara pada setiap ajang perlombaan yang diikutinya.

Syaiin Kodir selaku kepala Sekolah sangat mengapresiasi keberhasilan ananda Haikal yang berhasil membawa pulang medali “kami sangat mengapresiasi atas keberhasilannya Ananda yang mampu meraih kejuaraan dan berhasil membawa pulang medali, ini sangat membanggakan bagi kami keluarga besar SD Muhammadiyah 3 Assalaam Malang.” Terangnya.

Lanjutnya, “Anak-anakku, menjadi seorang juara itu sangatlah tidak mudah. Dibutuhkan semangat yang penuh untuk berlatih. Tidak ada yang instan, semuanya dibutuhkan yang namanya proses. Pasti mas Haikal dulunya bersusah payah, bisa-bisa sangat capek ketika sedang berlatih. Namun itu terbayar dengan sebuah prestasi yang membuat kebanggan tersendiri bagi mas haikal, keluarga dan sekolah juga turut berbangga dengan prestasi yang diraih.” Disampaikan dihadapan seluruh peserta didik SD MUMTAS Malang

Pada cabang olahraga Taekwondo, Haikal telah banyak menorah prestasi, sejak bersekolah di SD MUMTAS Malang sudah berbagai juara yang diraih, dimulai dari tingkat regional, nasional dan sekarang kejuaraan Internasional pun ia berhasil keluar sebagai pemenang. (RK)

Rapat Perdana Pengurus IPM Kids SD MUMTAS Malang
Para pengurus IPM Kids SD MUMTAS Malang masa bakti 2023-2024. (Rama Kusnadi)

IPM Kids SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang menggelarkan rapat perdana, Senin (09/10). diikuti oleh 32 anggota pengurus baru. Acara itu bertempat di ruang kelas 2B.

Dibawah kepemimpinan ananda Naila, terbentuk 4 bidang yakni; (1) Bidang Lingkungan, (2) Bidang Kedisiplinan, (3) Bidang Keagamaan, dan (4) Bidang Media dan komunikasi

Penyusunan program yang menjadi materi rapat perdana. Masing-masing bidang diminta untuk membuat program kerja yang efektif-efisien dan berdampak bagi sasaran yang dituju sesuai dengan muatan materi dan kegiatan yang ditarik dari visi-misi ketua umum dalam periode ini.

Ustadz Syaiin Kodir diawal sebelum rapat dimulai memberi pesan kepada seluruh pengurus IPM Kids bahwa setiap tingkah laku sebagai anggota itu adalah berpengaruh. “Setiap gerak gerik kalian sebagai pengurus itu berpengaruh, apapun yang kalian perbuat akan berdampak pada sekeliling kalian. Perkataan dan tindakan yang dilakukan oleh kalian itu akan menyangkut nama baik diri sendiri, sekolah, orangtua dan organisasi diatas kalian. maka dari itu sepenuhnya untuk semua ucapan dan tindakan harus berhati-hati dan harus bisa memberi keteladan yang bisa dicontohi oleh teman-teman kalian di sekolah maupun dilingkungan rumah yang bukan anggota IPM Kids.

“diusahakan bagi kita pengurus IPM harus meminimalisir kekeliruan dan tindakan yang melanggar ketertiban, semuanya harus bisa disiplin, kehadirannya tepat waktu. Agar bisa memberi contoh yang baik kepada teman-teman kita. Karena secara tidak langsung kita semua sudah menjadi percontohan”. Pesan Naila ketua umum IPM Kids

(RK)

IPM Kids Pertama di Kota Malang
Para pengurus IPM Kids SD MUMTAS Malang setelah dilantik. (Rama Kusnadi)

Pengurus IPM Kids SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Malang pada Senin (2/10) di lapangan sekolah.

Rangkaian kegiatan yang digelar oleh sekolah ini mendapatkan apresiasi oleh PD IPM Kota Malang. Sekretaris Pimpinan Daerah IPM Kota Malang Almas menyampaikan bahwa IPM Mumtas ini adalah pelopor IPM Kids di Kota Malang.

“Kegiatannya dikemas sangat menarik dan seru di tataran anak sekolah dasar dan ini bisa disandingkan dengan kegiatan-kegiatan di atasnya. Hal ini sangat menyenangkan bagi saya secara pribadi dengan hadirnya IPM di SD Mumtas Malang. Harapannya, nanti bisa disusul oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah di kota Malang,” tutur Almas.

Ketua penyelenggara Dinira Savina menyampaikan, pemilihan ketua dan formatur dilakukan secara e-voting. “Teman-teman yang akan memilih calon ketua pilihannya dan memilih calon formatur dengan cara e-voting. Tujuannya dengan memilih cara pemilihan seperti ini praktis, hemat biaya, dan hemat waktu. Beda jika kita menggunakan kertas untuk pencoblosan,” ujar murid kelas 6 itu.

Pemungutan suara dilaksanakan pada Jumat (29/9). Hasilnya, Ashellah Prima Nindy Aura ditetapkan sebagai ketua formatur. Dari hasil rapat formatur yang terpilih disepakati Sekretaris Umum M. Rafiiandra Athariz dan Bendahara Umum Salmaa Ramisya Aulia.

Proses Pengukuhan

Para bidang umum, ketua, sekretaris, dan bendahara umum berbaris dengan rapi di hadapan Ketua Pimpinan Daerah IPM Kota Malang. Setelah itu mereka ditanya kesiapan dan kesediaan untuk menjalankan amanah yang disusul dengan jawaban serentak bilang siap.

Naskah pengukuhan dibacakan oleh M. Yuda Wahyu Saputra. Ia mengawali pengukuhan dengan menyampaikan pesan dalam Al-Qur’an surah Al-Fath ayat 10.

اِنَّ الَّذِيْنَ يُبَايِعُوْنَكَ اِنَّمَا يُبَايِعُوْنَ اللّٰهَ ۗيَدُ اللّٰهِ فَوْقَ اَيْدِيْهِمْ ۚ فَمَنْ نَّكَثَ فَاِنَّمَا يَنْكُثُ عَلٰى نَفْسِهٖۚ وَمَنْ اَوْفٰى بِمَا عٰهَدَ عَلَيْهُ اللّٰهَ فَسَيُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِيْمًا ࣖ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Nabi Muhammad), (pada hakikatnya) mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. Oleh sebab itu, siapa yang melanggar janji (setia itu), maka sesungguhnya (akibat buruk dari) pelanggaran itu hanya akan menimpa dirinya sendiri. Siapa yang menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan menganugerahinya pahala yang besar.”

Setiap kalimatnya diikuti oleh para pengurus yang dilantik. Selanjutnya mereka disematkan dengan pemakaian jas almamater IPM.

Naila selaku ketua umum terpilih dalam sambutan perdananya menyampaikan terima kasih kepada seluruh teman-temanya.

“Terima kasih kepada teman-teman saya semuanya yang sudah memberikan amanah berat ini kepada saya. Semoga ke depannya selalu diberi kemudahan dan kelancaran untuk menjalani satu periode serta minta kerja samanya untuk mendukung program-program ke depannya,” ujar siswa kelas 5 itu.

Kepala Sekolah Syaiin Kodir menyampaikan pesan kepada yang dilantik agar bisa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah. Syaiin menyatakan, hari kelahiran IPM di SD Mumtas Malang bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw.

“Sebagai seorang pemimpin harus bisa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah, yakni shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan amanah), dan fathonah (cerdas). Insya Allah kalau kita mengimplementasikan emepat sifat ini, seorang pemimpin yang menjalankan roda kepemimpinan akan dimudahkan dan dilancarkan,” tuturnya.

PD IPM Kota Malang mengapresiasi atas jerih payah dan inovasi yang terbaru dihadirkan oleh SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang. Melalui inovasi ini lahir IPM Kids pertama di Kota Malang. Harapannya, IPM Kids ini mampu menjalankan kaderisasi Muhammadiyah di tingkat yang paling dasar.

“Teruntuk adik-adikku yang menjadi pengurus IPM Kids, kalian tidak perlu khawatir. Kami akan selalu ada di sini. Insya Allah akan selalu hadir untuk membantu, membimbing, mendampingi dengan sepenuh hati sampai ada regenerasi baru di periode mendatang,” paparnya.

“Untuk menjadi kader bukan hanya melalui ortom. Menjadi kader bukan karena suruhan, tetapi menjadi kader IPM dan kader Muhammadiyah itu adalah sebuah keinginan hati,” tandasnya. (RK)

Manfaatkan Galon Bekas, SD MUMTAS Sukses Panen Sayur

Salah satu krisis yang dikhawatirkan yang akan terjadi ialah krisis pangan. Dan kurang peminatnya dikalangan anak-anak untuk mengkonsumsi sayuran juga menjadi kegelisahan para orangtua. Kelas 3 SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang menurunkan materi yang diajarkan dikelas tentang menyayangi tumbuhan dengan cara bercocok tanam khususnya sayuran.

Panen perdana sukses dilakukan oleh peserta didik SD MUMTAS Malang di rooftop sekolah, (06/10) sayuran yang dipanen yakni kangkung, sebanyak 83 ikat berhasil diperoleh. Hasil panen tersebut dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk dimasakkan oleh orangtuanya dan dibagikan ke ustadz/ustadzah.

Bertani di sekolah ala anak sekolahan ini menggunakan galon bekas yang disulap menjadi pot hidroponik. Dengan harapan anak-anak menanam dan merawat sendiri, bisa menghargai sayuran dengan cara memakannya.

Selama 30 hari anak-anak merawat tanaman sayur dengan penuh kasih sayang. Pada jam-jam tertentu mereka secara bersamaan maupun secara bergantian menyiram dan mencabut tanaman gulma (tanaman pengganggu)

Sayur kangkung yang ditanam pada galon bekas ini tidak menggunakan pupuk kimia, hanya saja di awal pada tanah media tanamnya diberikan pupuk organik. Artinya sayuran kangkung yang ditanam ini sehat dan menyehatkan.

“ini merupakan pembelajaran yang bermakna, anak-anak bisa memanfaatkan barang bekas untuk digunakan sebagai media tanam dan mengajarkan anak-anak untuk bisa menanam serta merawatnya. Memanfaatkan barang bekas dan lahan yang sempit dengan cara yang dilakukan oleh murid kelas 3 ini sangat cocok bagi keluarga yang tinggal di perumahan perkotaan.” Ungkap ustadzah Zulfa Kepala Urusan Kurikulum

Dengan menganalogikan suatu tanaman itu seperti tubuh manusia, seorang manusia membutuhkan yang namanya makan dan minum untuk bisa hidup sehat selain itu juga kita sebagai makhluk hidup. Begitupun dengan tumbuhan, mereka sebagai makhluk hidup juga membutuhkan makanan. Maka dari itu kita harus menyiram dan merawatnya agar bisa tumbuh dengan baik.

Aisha salah satu Siswa kelas 3 sangat senang sekali bisa sukses menanam hingga panen kangkung yang ditanam Bersama teman-temannya. “Alhamdulillah hari ini kami bisa memanen sayuran yang kami rawat, selama kurang lebih 30 hari saya menunggu. Saya sangat senang sekali, tidak sabar untuk bersegera pulang untuk meminta mama memasakknya, setelah itu nanti bisa makan Bersama-sama. Hmmm, pasti enak sekali”. Ujarnya

Menurut informasi, kegiatan menanam sayuran ini akan terus dilakukan. Kedepan tidak hanya sayuran kangkung saja yang ditanam namun jenis-jenis sayuran yang lainnya. (RK)