SD Muhammadiyah 3 Assalaam
Search for:
DONASI TERKUMPUL, IPM KIDS MENYERAHKAN LANGSUNG KE LAZISMU
Penyerahan Donasi Peduli Palestina kepada Lazismu

IPM Kids SD MUMTAS Malang telah menggelar sebuah aksi kemanusiaan Donasi Peduli Palestina yang luar biasa berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 7 juta untuk mendukung warga Palestina. Aksi kemanusiaan ini dilakukan bekerjasama dengan Lazismu Kota Malang (03/11).

Penggalangan dana ini dimulai dari tanggal 21 Oktober sampai dengan tanggal 31 Oktober 2023.

Pengurus IPM Kids dan Ustadz/zh SD Muhammadiyah 3 Assalaam bersatu untuk mengumpulkan donasi dari kelas ke kelas, orang tua wali serta dibantu oleh tim media sekolah dengan memposting flayer ke sosial media untuk penggalangan dana dan mendukung warga Palestina yang terdampak konflik.

Perwakilan IPM Kids SD MUMTAS mengunjungi kantor Lazismu yang bertempat di Gedung Dakwah PDM Kota Malang, sebanyak 15 perwakilan pengurus menyerahkan hasil penggalangan dana yang diterima langsung oleh Bapak. H. Anas Yusuf, S.Pd.I selaku ketua eksekutif Lazismu.

Ustadz Anas sangat mengapresisi rasa empati kemanusiaan yang dirasakan oleh anak-anak seusia anak SD yang berinisiatif untuk penggalangan dana peduli Palestina. “MasyaAllah, ini pencapaiaan yang sangat luarbiasa. Yang pertama, IPM telah lahir di SD dan kalian yang pencetus IPM Kids di kota Malang. Saya juga berterima kasih banyak dan sangat mengapresiasi atas rasa empati kalian terhadap saudara-saudara kita yang sekarang lagi mengalami pembantaian, blockade pangan dengan cara penggalangan dana sehingga kalian hari ini bisa menyerahkan ke kami dan nominal yang kalian kumpulkan dengan seusia kalian itu sangatlah banyak” tuturnya

Dalam kesempatan ini oleh bapak-bapak pengurus Lazismu, mereka diajak keliling untuk dikenalkan Gedung Dakwah PDM Kota Malang, selain itu edukasi terkait Lazismu pun mereka dapatkan. Mulai dari apa itu lazismu, tugas dan perannya, kemudian program-program yang dimiliki oleh Lazismu Kota Malang, dalam hal ini dijelaskan oleh Ustadz Anas di ruang rapat Kantor PDM Kota Malang.

“Kami berharap semoga kelak nanti diantara kalian ada yang mewakafkan dirinya untuk mau mengurus gerakan filantropi lembaga zakat ini” harapan ketua eksekutif Lazismu itu

Dalam kesempatan dialog bersama, pengurus Lazismu dihujani berbagai pertanyaan oleh anak-anak. Mulai dari sejarah berdirinya Lazismu sampai cara menghimpun uang lalu menyalurkan pun ditanya sama para anggota IPM Kids SD MUMTAS Malang. Beberapa dari mereka pun mendapatkan hadiah karena pertanyaan yang dilontarkan bagus-bagus membuat para pengurus harus berfikir keras untuk menjawab.

IPM Kids pada sesi berdialog dengan Lazismu

Syaiin Kodir, selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini memberi edukasi dan pengalaman baru yang bermakna bagi anak-anak. “Melalui kegiatan seperti ini mengedukasi secara langsung kepada anak-anak bahwa Amal Usaha Muhammadiyah tidak hanya ada dibidang sekolah saja, malainkan Amal maupun Lembaga yang ada di bawah naungan Muhammadiyah itu banyak. Seperti contoh Lazismu sebagai Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh yang berdedikasi untuk membantu bagi yang membutuhkan.” Jelasnya.

Dinira Savina salah satu pengurus IPM Kids SD MUMTAS merasa sangat senang sekali belajar langsung di kantor Lazismu dan bisa mengunjungi Gedung Dakwah PDM Kota Malang. “Saya tidak mengira kalau disana tadi hanya sekedar menghantarkan uang yang terkumpul hasil donasi saja, tapi setibanya disana kami diajak muter-muter ditunjukkan berbagai ruangan. Yang paling berkesan bisa mencoba kursi para bapak Pimpinan Muhammadiyah.”

Lanjutnya. “Disana juga mendapatkan informasi banyak tentang Lazismu yang belum saya ketahui. Ini menambah pengetahuan saya dan sama menambah pengalaman juga.” Pungkas Anggota IPM Kids Bidang kedisiplinan itu. (RK)

ANBK SD MUMTAS TELAH USAI, PESERTA DIDIK PUN LEGA

Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD MUMTAS Malang terlaksana dengan lancar. Asesmen ini telah berlangsung selama dua hari sejak Senin (30/10) hingga Selasa (31/10) di laboratorium komputer Sekolah.

ANBK merupakan penilaian mutu sekolah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan dilaksanakan di masing-masing sekolah.

Asesmen ini diikuti oleh Peserta Didik kelas V yang berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pada pukul 07.30–09.30 WIB dan sesi kedua pada pukul 10.30–12.30 WIB.

Asesmen yang dikerjakan oleh para Peserta Didik ini terdiri atas beberapa pokok materi, yaitu Asesmen Literasi, Asesmen Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Keempatnya merupakan penilaian yang berbeda mulai dari kemampuan dasar Peserta Didik terakit literasi dan numerasi serta persepsi Peserta Didik berkaitan dengan karakter.

Hari pertama, mengerjakan Asesmen Literasi dan Survei Karakter. Lalu, hari kedua, mengerjakan Asesmen Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar. Para Peserta Didik penuh semangat dalam mengarjakan soal di hari pertama maupun di hari kedua.

Rizka Ary Dea, S.Pd. selaku wali kelas V berharap para Peserta Didik mendapatkan hasil terbaik. “Alhamdulillah, pelaksanaan Asesmen Nasional berjalan dengan lancar meskipun dihari kedua terdapat kendala teknis. Semoga hasil yang diperoleh nantinya bisa lebih baik sesuai dengan apa yang telah dikerjakan sama anak-anak,” tuturnya.

Begitu juga ungkapan Salma salah satu Peserta Didik kelas V yang merasa puas dan lega bisa selesai mengerjakan ANBK “Menyenangkan karena ANBK ini selain menambah ilmu pengetahuan juga mengasah kemampuan kita dalam berliterasi dan bernumerasi, Soal-soalnya lumayan sulit, tetapi itu yang membuat saya merasa tertantang untuk menyelesaikannya. Itu juga bisa memberikan kepuasan tersendiri karena telah mampu menyelesaikan soal-soalnya, dan akhirnya saya sekarang sudah sangat lega” Ujar Bendahara Umum IPM Kids SD MUMTAS (RK)

Rapat Perdana Pengurus IPM Kids SD MUMTAS Malang
Para pengurus IPM Kids SD MUMTAS Malang masa bakti 2023-2024. (Rama Kusnadi)

IPM Kids SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang menggelarkan rapat perdana, Senin (09/10). diikuti oleh 32 anggota pengurus baru. Acara itu bertempat di ruang kelas 2B.

Dibawah kepemimpinan ananda Naila, terbentuk 4 bidang yakni; (1) Bidang Lingkungan, (2) Bidang Kedisiplinan, (3) Bidang Keagamaan, dan (4) Bidang Media dan komunikasi

Penyusunan program yang menjadi materi rapat perdana. Masing-masing bidang diminta untuk membuat program kerja yang efektif-efisien dan berdampak bagi sasaran yang dituju sesuai dengan muatan materi dan kegiatan yang ditarik dari visi-misi ketua umum dalam periode ini.

Ustadz Syaiin Kodir diawal sebelum rapat dimulai memberi pesan kepada seluruh pengurus IPM Kids bahwa setiap tingkah laku sebagai anggota itu adalah berpengaruh. “Setiap gerak gerik kalian sebagai pengurus itu berpengaruh, apapun yang kalian perbuat akan berdampak pada sekeliling kalian. Perkataan dan tindakan yang dilakukan oleh kalian itu akan menyangkut nama baik diri sendiri, sekolah, orangtua dan organisasi diatas kalian. maka dari itu sepenuhnya untuk semua ucapan dan tindakan harus berhati-hati dan harus bisa memberi keteladan yang bisa dicontohi oleh teman-teman kalian di sekolah maupun dilingkungan rumah yang bukan anggota IPM Kids.

“diusahakan bagi kita pengurus IPM harus meminimalisir kekeliruan dan tindakan yang melanggar ketertiban, semuanya harus bisa disiplin, kehadirannya tepat waktu. Agar bisa memberi contoh yang baik kepada teman-teman kita. Karena secara tidak langsung kita semua sudah menjadi percontohan”. Pesan Naila ketua umum IPM Kids

(RK)

IPM Kids Pertama di Kota Malang
Para pengurus IPM Kids SD MUMTAS Malang setelah dilantik. (Rama Kusnadi)

Pengurus IPM Kids SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Malang pada Senin (2/10) di lapangan sekolah.

Rangkaian kegiatan yang digelar oleh sekolah ini mendapatkan apresiasi oleh PD IPM Kota Malang. Sekretaris Pimpinan Daerah IPM Kota Malang Almas menyampaikan bahwa IPM Mumtas ini adalah pelopor IPM Kids di Kota Malang.

“Kegiatannya dikemas sangat menarik dan seru di tataran anak sekolah dasar dan ini bisa disandingkan dengan kegiatan-kegiatan di atasnya. Hal ini sangat menyenangkan bagi saya secara pribadi dengan hadirnya IPM di SD Mumtas Malang. Harapannya, nanti bisa disusul oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah di kota Malang,” tutur Almas.

Ketua penyelenggara Dinira Savina menyampaikan, pemilihan ketua dan formatur dilakukan secara e-voting. “Teman-teman yang akan memilih calon ketua pilihannya dan memilih calon formatur dengan cara e-voting. Tujuannya dengan memilih cara pemilihan seperti ini praktis, hemat biaya, dan hemat waktu. Beda jika kita menggunakan kertas untuk pencoblosan,” ujar murid kelas 6 itu.

Pemungutan suara dilaksanakan pada Jumat (29/9). Hasilnya, Ashellah Prima Nindy Aura ditetapkan sebagai ketua formatur. Dari hasil rapat formatur yang terpilih disepakati Sekretaris Umum M. Rafiiandra Athariz dan Bendahara Umum Salmaa Ramisya Aulia.

Proses Pengukuhan

Para bidang umum, ketua, sekretaris, dan bendahara umum berbaris dengan rapi di hadapan Ketua Pimpinan Daerah IPM Kota Malang. Setelah itu mereka ditanya kesiapan dan kesediaan untuk menjalankan amanah yang disusul dengan jawaban serentak bilang siap.

Naskah pengukuhan dibacakan oleh M. Yuda Wahyu Saputra. Ia mengawali pengukuhan dengan menyampaikan pesan dalam Al-Qur’an surah Al-Fath ayat 10.

اِنَّ الَّذِيْنَ يُبَايِعُوْنَكَ اِنَّمَا يُبَايِعُوْنَ اللّٰهَ ۗيَدُ اللّٰهِ فَوْقَ اَيْدِيْهِمْ ۚ فَمَنْ نَّكَثَ فَاِنَّمَا يَنْكُثُ عَلٰى نَفْسِهٖۚ وَمَنْ اَوْفٰى بِمَا عٰهَدَ عَلَيْهُ اللّٰهَ فَسَيُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِيْمًا ࣖ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Nabi Muhammad), (pada hakikatnya) mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. Oleh sebab itu, siapa yang melanggar janji (setia itu), maka sesungguhnya (akibat buruk dari) pelanggaran itu hanya akan menimpa dirinya sendiri. Siapa yang menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan menganugerahinya pahala yang besar.”

Setiap kalimatnya diikuti oleh para pengurus yang dilantik. Selanjutnya mereka disematkan dengan pemakaian jas almamater IPM.

Naila selaku ketua umum terpilih dalam sambutan perdananya menyampaikan terima kasih kepada seluruh teman-temanya.

“Terima kasih kepada teman-teman saya semuanya yang sudah memberikan amanah berat ini kepada saya. Semoga ke depannya selalu diberi kemudahan dan kelancaran untuk menjalani satu periode serta minta kerja samanya untuk mendukung program-program ke depannya,” ujar siswa kelas 5 itu.

Kepala Sekolah Syaiin Kodir menyampaikan pesan kepada yang dilantik agar bisa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah. Syaiin menyatakan, hari kelahiran IPM di SD Mumtas Malang bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw.

“Sebagai seorang pemimpin harus bisa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah, yakni shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan amanah), dan fathonah (cerdas). Insya Allah kalau kita mengimplementasikan emepat sifat ini, seorang pemimpin yang menjalankan roda kepemimpinan akan dimudahkan dan dilancarkan,” tuturnya.

PD IPM Kota Malang mengapresiasi atas jerih payah dan inovasi yang terbaru dihadirkan oleh SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang. Melalui inovasi ini lahir IPM Kids pertama di Kota Malang. Harapannya, IPM Kids ini mampu menjalankan kaderisasi Muhammadiyah di tingkat yang paling dasar.

“Teruntuk adik-adikku yang menjadi pengurus IPM Kids, kalian tidak perlu khawatir. Kami akan selalu ada di sini. Insya Allah akan selalu hadir untuk membantu, membimbing, mendampingi dengan sepenuh hati sampai ada regenerasi baru di periode mendatang,” paparnya.

“Untuk menjadi kader bukan hanya melalui ortom. Menjadi kader bukan karena suruhan, tetapi menjadi kader IPM dan kader Muhammadiyah itu adalah sebuah keinginan hati,” tandasnya. (RK)

Manfaatkan Galon Bekas, SD MUMTAS Sukses Panen Sayur

Salah satu krisis yang dikhawatirkan yang akan terjadi ialah krisis pangan. Dan kurang peminatnya dikalangan anak-anak untuk mengkonsumsi sayuran juga menjadi kegelisahan para orangtua. Kelas 3 SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang menurunkan materi yang diajarkan dikelas tentang menyayangi tumbuhan dengan cara bercocok tanam khususnya sayuran.

Panen perdana sukses dilakukan oleh peserta didik SD MUMTAS Malang di rooftop sekolah, (06/10) sayuran yang dipanen yakni kangkung, sebanyak 83 ikat berhasil diperoleh. Hasil panen tersebut dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk dimasakkan oleh orangtuanya dan dibagikan ke ustadz/ustadzah.

Bertani di sekolah ala anak sekolahan ini menggunakan galon bekas yang disulap menjadi pot hidroponik. Dengan harapan anak-anak menanam dan merawat sendiri, bisa menghargai sayuran dengan cara memakannya.

Selama 30 hari anak-anak merawat tanaman sayur dengan penuh kasih sayang. Pada jam-jam tertentu mereka secara bersamaan maupun secara bergantian menyiram dan mencabut tanaman gulma (tanaman pengganggu)

Sayur kangkung yang ditanam pada galon bekas ini tidak menggunakan pupuk kimia, hanya saja di awal pada tanah media tanamnya diberikan pupuk organik. Artinya sayuran kangkung yang ditanam ini sehat dan menyehatkan.

“ini merupakan pembelajaran yang bermakna, anak-anak bisa memanfaatkan barang bekas untuk digunakan sebagai media tanam dan mengajarkan anak-anak untuk bisa menanam serta merawatnya. Memanfaatkan barang bekas dan lahan yang sempit dengan cara yang dilakukan oleh murid kelas 3 ini sangat cocok bagi keluarga yang tinggal di perumahan perkotaan.” Ungkap ustadzah Zulfa Kepala Urusan Kurikulum

Dengan menganalogikan suatu tanaman itu seperti tubuh manusia, seorang manusia membutuhkan yang namanya makan dan minum untuk bisa hidup sehat selain itu juga kita sebagai makhluk hidup. Begitupun dengan tumbuhan, mereka sebagai makhluk hidup juga membutuhkan makanan. Maka dari itu kita harus menyiram dan merawatnya agar bisa tumbuh dengan baik.

Aisha salah satu Siswa kelas 3 sangat senang sekali bisa sukses menanam hingga panen kangkung yang ditanam Bersama teman-temannya. “Alhamdulillah hari ini kami bisa memanen sayuran yang kami rawat, selama kurang lebih 30 hari saya menunggu. Saya sangat senang sekali, tidak sabar untuk bersegera pulang untuk meminta mama memasakknya, setelah itu nanti bisa makan Bersama-sama. Hmmm, pasti enak sekali”. Ujarnya

Menurut informasi, kegiatan menanam sayuran ini akan terus dilakukan. Kedepan tidak hanya sayuran kangkung saja yang ditanam namun jenis-jenis sayuran yang lainnya. (RK)

Idul Adha 1441 H

Hakikat Qurban adalah keikhlasan dan ketakwaan pada perintah-Nya. Jadikan Idul Adha momentum berbagi dan peduli terhadap sesama sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As.

Semoga keikhlasan dan kebahagian menyertai kita semua dalam berkurban. Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah.

Idul Adha

Official Web Address SD Mumtas

Alhamdulillah menandai Milad ke 4 SD Muhammadiyah 3 Assalaam, Arjosari – Kota Malang telah memperoleh alamat resmi

http://sdmuh3malang.sch.id

Dengan demikian alamat web site sekolah yang sebelumnya di wordpress.com dan blogspot.com akan berpindah ke alamat yang baru ini, serta menjadikan SD Mumtas lebih maju dalam pemanfaatan Teknologi Informasi.

SD Mumtas diresmikan pada 30 Juli 2016 dengan salah satu misi pemanfaatan Teknologi Informasi untuk pendidikan.

 

Mahasiswa UMM ajarkan Bahasa Inggris secara Kreatif

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki program ‘English for Young Learners’ (EYL). Melalui program itu, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMM intens mengajarkan bahasa Inggris pada siswa-siswi sekolah dasar (SD) dengan cara-cara yang kreatif dan menghibur.

Salah satunya yang dilakukan kepada siswa siswi SD Muhammadiyah 3 Assalaam Malang, Selasa (8/11).  Bertempat di area semi terbuka yaitu gazebo perpustakaan UMM, sebanyak 13 siswa kelas 1 mengikuti pembelajaran bahasa Inggris bertema ‘Part of My Body’ ini. 

Kepala SD Muhammadiyah 3 Assalaam Malang, Syai’in Kodir, mengungkapkan kegiatan ini sebagai salah satu program sekolah untuk membentuk siswa unggul berbahasa asing. Tak hanya itu, Syai’in ingin siswanya tak hanya menguasai bahasa asing secara teori seperti grammar, tapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung.

“Dalam sepekan, kami biasakan siswa-siswi untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan Arab. Senin sampai Rabu untuk bahasa Inggris dan Kamis sampai Sabtu untuk bahasa Arab. Bekerja sama dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris ini supaya siswa langsung aplikasi berbahasa Inggris, kebetulan temanya adalah anggota tubuh,” ujar dia, dalam siaran persnya.

Pembelajaran bersama siswa SD membutuhkan cara-cara kreatif untuk menarik perhatian siswa. Oleh karenanya, tim EYL mengemas pembelajaran ini melalui beberapa kegiatan yang menyenangkan. Siswa dibagi menjadi tiga kelompok, lalu secara bergiliran masing-masing kelompok belajar dengan tiga mentor yang merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang menempuh mata kuliah EYL.

Kegiatan pertama adalah Simon Says. Di sini, siswa diajak untuk menyanyi dan melakukan instruksi untuk memegang bagian tubuh yang diucapkan dalam bahasa Inggris. Selesai dari Simon Says, siswa diajak membaca buku cerita bergambar dengan mentor lain.

Mentor meminta tiap siswa untuk mengulang tiap kosakata mengenai bagian tubuh yang ada dalam cerita itu. Selanjutnya, kegiatan yang menyedot antusias siswa adalah membuat roti karakter. Dibimbing mentor, siswa diajak untuk menggambar bentuk wajah dari roti tawar dengan susu kental manis dan permen.

Salah satu mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Intan Dewi yang juga menjadi mentor cerita bergambar menuturkan, mata kuliah EYL telah banyak bekerja sama dengan berbagai SD di Kota Malang. Setiap Ahad, puluhan siswa dari berbagai SD mulai kelas satu hingga kelas enam mengikuti pembelajaran EYL di UMM.

(Sumber Artikel: Republika Online)Mahasiswa UMM

SD Islam Unggulan

gambar masjid assalamSelamat Datang di SD Muhammadiyah 3 Arjosari – Kota Malang.

Setelah berhasil menghantarkan TK Assalam menjadi TK Unggulan. Tahun ini Assalam membuka SD Muhammadiyah 3 Arjosari. Tahun ini menyelenggarakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, berkualitas berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan potensi siswa secara optimal. Menyelenggarakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, berkualitas berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan potensi siswa secara optimal. Menyelenggarakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, berkualitas berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan potensi siswa secara optimal.